Dari Samurah bin Jundub dan al-Mughirah bin Syu’bah radhiyallahu’anhuma,
Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Barangsiapa yang menyampaikan suatu hadis dariku yang hal itu tampak dusta, maka dia tergolong salah satu di antara dua pendusta.”
[ HR. Muslim dalam Mukadimah Shahihnya, lihat al-Jam’u Baina ash-Shahihain ]

—————————————————————–

Dari Ali bin Abi Thalib radhiyallahu’anhu,
Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Janganlah kalian berdusta atas namaku. Sesungguhnya barangsiapa yang berdusta atas namaku, maka dia akan masuk neraka.”
 Dalam riwayat Bukhari,
 “Hendaknya dia masuk ke neraka.”
[ HR. Bukhari dalam Kitab al-’ilm ]
[ Muslim dalam Mukadimah Shahihnya, lihat al-Jam’u Baina ash-Shahihain ]

—————————————————————–

Dari Abdullah bin az-Zubair radhiyallahu’anhu,
Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Barangsiapa yang berdusta atas namaku maka dia telah mengambil tempat di neraka.”
[ HR. Bukhari, lihat al-Jam’u Baina ash-Shahihain ]

—————————————————————–

Dari Anas bin Malik radhiyallahu’anhu,
Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Barangsiapa yang sengaja berdusta atas namaku maka tempatnya di neraka.” 
[ HR. Bukhari dan juga Muslim dalam Mukadimah Shahihnya,
lihat al-Jam’u Baina ash-Shahihain ]

—————————————————————–

Dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu,
Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Barangsiapa yang berdusta atas namaku secara sengaja, maka dia menempah tempat di neraka.”
[ HR. Bukhari dan juga Muslim dalam Mukadimah Shahihnya,
lihat al-Jam’u Baina ash-Shahihain ]

—————————————————————–

Dari al-Mughirah bin Syu’bah radhiyallahu’anhu,
Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Sesungguhnya berdusta atas namaku tidak sebagaimana berdusta atas nama orang lain. Maka barangsiapa yang berdusta secara sengaja atas namaku maka dia menempah tempatnya di neraka.” 
[ HR. Bukhari dan juga Muslim dalam Mukadimah Shahihnya,
lihat al-Jam’u Baina ash-Shahihain ]

—————————————————————–

Dari Salamah bin al-Akwa’ radhiyallahu’anhu,
Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Barangsiapa yang berkata-kata atas namaku padahal aku sendiri tidak mengucapkannya maka hendaknya dia mengambil tempatnya di neraka.”
[ HR. Bukhari, lihat al-Jam’u Baina ash-Shahihain ]

—————————————————————–


Hadis-hadis di atas menegaskan bahawasanya :

  1. Tidak boleh berdusta atas nama Nabi.
  2. Berdusta atas nama Nabi lebih besar dosanya daripada berdusta atas nama selainnya.
  3. Berdusta atas nama Nabi termasuk dosa besar.
  4. Wajib berwaspada dalam menyampaikan hadis yang disandarkan kepada Nabi, perlu diteliti kebenarannya.
  5. Berdusta atas nama Nabi adalah mengatakan bahawa Nabi mengatakan sesuatu padahal baginda tidak mengatakannya.
  6. Hadis sabdaan Nabi mestilah sudah ada sejak zaman Nabi, bahkan baginda sendiri yang pertama kali menyebutkannya.
  7.  Mempelajari ilmu hadis antara kefardhuan bagi membezakan hadis yang sahih dan yang maudhu’.

    Wallahu a’lam~ 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: